16 Januari 2026

 KALIMAT PASIF DALAM BAHASA INGGRIS

Kalimat pasif adalah bentuk kalimat di mana subjeknya menerima tindakan, bukan melakukan tindakan. Memahami kalimat pasif sangat penting untuk menulis karya ilmiah, laporan berita, atau sekadar memvariasikan gaya bahasa agar tidak membosankan.

Berikut adalah panduan lengkap cara memahami dan membuat kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

1. Perbedaan Dasar: Aktif vs. Pasif

Untuk memahami kalimat pasif, kita harus membandingkannya dengan kalimat aktif.

  • Kalimat Aktif: Subjek adalah pelaku.

    • Contoh: Budi (S) memakan (P) apel (O).

  • Kalimat Pasif: Subjek adalah penerima tindakan.

    • Contoh: Apel (S) dimakan (P) oleh Budi (O).

2. Kalimat Pasif dalam Bahasa Indonesia

Dalam Bahasa Indonesia, ciri utama kalimat pasif adalah perubahan imbuhan pada kata kerja (predikat).

A. Menggunakan Imbuhan di-

Ini adalah bentuk yang paling umum. Kata kerja aktif berawalan me- diubah menjadi di-.

  • Aktif: Ibu memasak nasi.

  • Pasif: Nasi dimasak (oleh) ibu.

B. Menggunakan Imbuhan ter-

Menunjukkan tindakan yang tidak disengaja atau sudah terjadi.

  • Contoh: Gelas itu terinjak oleh adik. (Tidak sengaja).

C. Bentuk Pasif Person (Kata Ganti Orang)

Jika pelakunya adalah "Saya", "Aku", "Kamu", atau "Kita", rumusnya sedikit berbeda. Kita tidak menggunakan di-, melainkan memindahkan subjek ke depan kata kerja dasar.

  • Aktif: Aku sudah membaca buku itu.

  • Pasif: Buku itu sudah aku baca. (Bukan: Buku itu dibaca oleh aku).

3. Kalimat Pasif dalam Bahasa Inggris (Passive Voice)

Dalam Bahasa Inggris, rumus utamanya adalah:

Subject + To Be + Verb 3 (Past Participle)

Berikut adalah perubahan berdasarkan tenses yang paling sering digunakan:

TenseRumus PasifContoh Kalimat
Present Simpleam/is/are + V3The cake is eaten by him.
Past Simplewas/were + V3The letter was written yesterday.
Future Simplewill be + V3The job will be finished soon.
Present Continuousam/is/are + being + V3The car is being repaired.

4. Kapan Kita Harus Menggunakan Kalimat Pasif?

Jangan gunakan kalimat pasif di setiap kalimat karena bisa membuat tulisan terasa "berat". Gunakan hanya jika:

  1. Pelaku tidak diketahui: "Rumah itu dirampok semalam." (Kita tidak tahu siapa perampoknya).

  2. Pelaku tidak penting untuk disebutkan: "Jembatan ini dibangun pada tahun 1990." (Fokusnya pada jembatan, bukan kuli bangunannya).

  3. Ingin lebih sopan/formal: "Kesalahan telah dibuat." (Terasa lebih halus daripada "Kamu membuat kesalahan").

  4. Menekankan objek: Jika apelnya lebih penting daripada si Budi yang memakannya.

5. Tips Mengubah Kalimat Aktif ke Pasif

  1. Tukar Posisi: Pindahkan Objek (di kalimat aktif) menjadi Subjek (di kalimat pasif).

  2. Ubah Kata Kerja: Sesuaikan imbuhan (di- dsb) atau tambahkan to be + V3.

  3. Tambahkan "Oleh" (By): Masukkan pelaku di akhir kalimat jika memang perlu diketahui.

Catatan Penting: Hanya kalimat yang memiliki objek (Kalimat Transitif) yang bisa diubah menjadi pasif. Kalimat seperti "Saya tidur" tidak bisa dipasifkan karena tidak ada objek yang menerima tindakan.

Latihan 1: Bahasa Indonesia

Ingat aturan imbuhan di- dan aturan khusus untuk kata ganti orang (saya/kamu).

  1. Aktif: Ayah memperbaiki sepeda motor di garasi.

    • Pasif: ...

  2. Aktif: Saya sudah mengirim surat itu tadi pagi.

    • Pasif: ...

  3. Aktif: Kucing itu menangkap seekor tikus besar.

    • Pasif: ...

Latihan 2: Bahasa Inggris

Gunakan rumus: Subject + To Be + Verb 3.

  1. Active: Rina eats an apple. (Present Simple)

    • Passive: ...

  2. Active: They are cleaning the classroom. (Present Continuous)

    • Passive: ...

  3. Active: The mechanic fixed the car. (Past Simple)

    • Passive: ...

Tips:

  • Identifikasi dulu mana Objek-nya, lalu pindahkan ke depan.

  • Perhatikan tenses (waktu) pada kalimat bahasa Inggris agar tidak salah memilih To Be (am/is/are/was/were).

Silakan tulis jawabanmu di sini, atau kalau ada yang bingung, tanya saja ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar